Wasiat Dari Faqih Andalus ~ Muhammad Bagas Rizky Pratama

Spread the love
Butuh waktu 2 menit untuk membaca tulisan ini

Kejujuran sifat yang mulia, perangai yang indah bagi pemiliknya. Karenanya, penting bagi setiap muslim untuk senantiasa berhias dengan akhlak yang mulia ini sebagaimana Nabi kita ﷺ yang dikenal sebagai orang yang jujur.

Allah Ta’ala juga memerintahkan kita sebagai hamba-hamba-Nya yang beriman untuk bersifat jujur. Allah berfirman,

يَٰأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا ٱتَّقُوا ٱللَّهَ وَكُونُوا مَعَ ٱلصَّٰدِقِينَ

“Wahai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang jujur.” (QS. At-Taubah: 119)

Sedangkan dusta adalah lawannya. Seorang yang sering berdusta akan dikenal sebagai pendusta. Dampaknya, ia akan dijauhi dan tidak akan dipercaya ucapannya.

Karena pentingnya sifat jujur dan mewaspadai perbuatan dusta, Sulaiman bin Kholaf bin Sa’ad Al Qurthubi Al Baji Al Andalusi (w. 474 H) rahimahullah menyampaikan salah satu wasiatnya kepada kedua anak beliau,

ﻭﻋﻠﻴﻜﻤﺎ ﺑﺎﻟﺼﺪﻕ ﻓﺈﻧﻪ ﺯﻳﻦ ﻭﺇﻳﺎﻛﻤﺎ ﻭاﻟﻜﺬﺏ ﻓﺈﻧﻪ ﺷﻴﻦ ﻭﻣﻦ ﺷﻬﺮ ﺑﺎﻟﺼﺪﻕ ﻓﻬﻮ ﻧﺎﻃﻖ ﻣﺤﻤﻮﺩ ﻭﻣﻦ ﻋﺮﻑ ﺑﺎﻟﻜﺬﺏ ﻓﻬﻮ ﺳﺎﻛﺖ ﻣﻬﺠﻮﺭ ﻣﺬﻣﻮﻡ

“Dan hendaklah kalian berdua selalu bersikap jujur, karena hal itu merupakan keindahan. Dan jangan sampai kalian berdua berdusta, karena itu akan menjadi aib. Dan barangsiapa yang dikenal kejujurannya, dia akan menjadi buah bibir yang terpuji. Sedang orang yang dikenal sebagai pendusta dia akan jatuh dan ditinggalkan dalam kondisi tercela.

ﻭﺃﻗﻞ ﻋﻘﻮﺑﺎﺕ اﻟﻜﺬاﺏ ﺃﻻ ﻳﻘﺒﻞ ﺻﺪﻗﻪ ﻭﻻ ﻳﺘﺤﻘﻖ ﺣﻘﻪ ﻭﻣﺎ ﻭﺻﻒ اﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﺃﺣﺪا ﺑﺎﻟﻜﺬﺏ ﺇﻻ ﺫاﻣﺎ ﻟﻪ ﻭﻻ ﻭﺻﻒ اﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﺃﺣﺪا ﺑﺎﻟﺼﺪﻕ ﺇﻻ ﻣﺎﺩﺣﺎ ﻟﻪ ﻭﻣﺮﻓﻌﺎ ﺑﻪ

Sementara hukuman minimal untuk seorang pendusta dengan tidak diterima ucapan jujurnya, dan tidak dipenuhi haknya. Begitu juga tidaklah Allah Ta’ala menyematkan sifat dusta kepada seseorang melainkan sebagai celaan baginya. Sementara tidaklah Allah menyematkan sifat kejujuran kepada seseorangpun kecuali hal itu sebagai pujian dan meninggikan derajatnya.” (An Nashihah Al Waladiyyah hal. 1)

Sulaiman bin Kholaf bin Sa’ad Al Qurthubi juga kerap dikenal dengan nama Abul Walid Al Baji. Beliau adalah seorang faqih di wilayah Andalusia, Semenanjung Iberia.

Nasehat singkat penuh manfaat beliau sampaikan kepada kedua anaknya, agar keduanya tumbuh menjadi seorang yang jujur dan menjauhi perbuatan dusta.

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan kita taufik dan hidayah untuk menjadi orang-orang yang jujur dan menjauhi perbuatan atau perkataan dusta.

Sumber : Channel Telegram Ahlus Shunnah Probolinggo

 

=====

Bionarasi ~

Muhammad Bagas Rizky Pratama, biasa dipanggil Bagas. Siswa kelas 12 jurusan keagamaan, MAN 2 Probolinggo. Lahir di Probolinggo pada tanggal 16 Maret 2006, dan sekarang berusia 16 tahun. Bertempat tinggal di Desa Sukokerto, Kec. Pajarakan, Kab. Probolinggo.

=====

Editor salwaaa