Titip Pesan Untuk Ayah ~ Nayla Al Magfiroh

Spread the love
Butuh waktu < 1 menit untuk membaca tulisan ini

Mereka bilang, ayah adalah cinta pertama bagi seorang anak perempuan.
Benarkah demikian?

Lantas, bagaimana dengan mereka yang harus merelakan kepergian sang ayah?
Rindu yang mendalam pasti menyergap, bukan?

Ayah, meski ragamu masih ada, namun di mana peranmu?
Aku merindukanmu, merindukan tawa lepas saat bercanda bersamamu,
merindukan suasana pagi yang begitu hangat di rumah.

Aku merindukan pelukan hangatmu, Ayah.
Pelukan yang selalu kau berikan saat aku, anak perempuanmu, merasa lelah.
Akankah peranmu kembali?

Andai saja waktu bisa diputar kembali, pasti akan kusimpan setiap momen indah bersamamu dalam ingatan.
Jika saja aku tahu akan sejauh ini jarakku denganmu, mungkin aku akan lebih lama menikmati waktu bersamamu.

Kapan suasana gaduh di pagi hari akan kembali terulang?
Apakah itu hanya sebuah ilusi?
Di mana dirimu sekarang? Aku merindukanmu, Ayah.

=====

Assalamu’alaikum.
Perkenalkan, saya Nayla Al Magfiroh. Saya dilahirkan pada tanggal 12 November 2008 dan berasal dari sebuah desa yang indah, dikelilingi oleh pemandangan sawah yang mempesona. Saya percaya bahwa dengan usaha dan kerja keras, kita dapat meraih mimpi-mimpi kita. Seperti pepatah, “Kejarlah mimpimu dengan usaha dan kerja kerasmu, tidak ada yang tidak mungkin jika kita yakin.”
Wassalamualaikum.