Sering Keliru Ejaan, Coba 3 Solusi Ini!

Spread the love
Butuh waktu < 1 menit untuk membaca tulisan ini

Menghasilkan tulisan yang baik, menjadi harapan setiap penulis. Namun, pasti akan ada kekurangan yang perlu diperbaiki dan disempurnakan. Disinilah pentingnya fase editing setelah tulisan tersebut selesai.
Salah satu kesalahan yang sering ditemui dan dialami seorang penulis ketika proses kreatif merangkai kata, adalah kekeliruan pada ejaan kata. Bingung menentukan kata yang baku sesuai ejaan yang benar, keliru ketik atau biasa disebut typo, menjadi hal lumrah dialami seorang penulis.
Menentukan kata masjid atau mesjid, antri atau antre, sholat atau salat, merupakan contoh lema yang sering keliru dalam hal penulisan. Untuk mengatasinya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan:

Mencari di kamus

Di era canggih seperti ini, mengakses kamus tentu bisa lebih mudah. Tak hanya versi cetak, kamus daring juga sangat gampang diakses. Contohnya KBBI, kini sudah tersedia dalam berbagai macam, mulai dari layanan web hingga aplikasi. Cukup mengetikkan kata yang ingin diketahui, hasil penelusuran akan menunjukkan kata yang diinginkan lengkap dengan ejaan yang tepat beserta penjelasan maknanya.

Membaca

Menulis dan membaca merupakan kesatuan yang tak terpisahkan. Penulis yang baik, idealnya juga pembaca yang baik. Selain menambah wawasan, membaca memberikan pengalaman terkait ejaan kata yang dibaca, untaian kalimat yang terangkai, hingga penggunaan serta penempatan tanda baca yang tepat.

Searching di mesin pencari

Sama halnya dengan poin pertama, cara ini juga memanfaatkan kecanggihan internet. Memanfaatkan layanan mesin pencari seperti Google, penulis bisa menelusuri kata yang ingin diketahui ejaannya. Misalnya dengan menuliskan keyword “Antri KBBI” atau “Sholat KBBI”, mesin pencari akan menunjukkan hasil penelusuran kata yang benar, meskipun kosakata yang dituliskan keliru.
Semoga bermanfaat dan menambah wawasan. Sahabat pembaca juga dapat menyempurnakan serta menambahkan informasi tentang tulisan ini pada kolom komentar.