Tersakiti Ekspektasi ~ Putri Sri Utami

Spread the love
Butuh waktu < 1 menit untuk membaca tulisan ini

Ada sesuatu yang mempesona tentang pemain basket. Mereka memiliki karisma yang sulit untuk ditandingi. Salah satu pemain yang selalu menarik perhatianku adalah pemain dengan jersey bernomor 16. Angka itu sama dengan tanggal lahirku, sebuah kebetulan yang selalu membuatku tersenyum. Pemain itu bernama Fadil, sebuah nama yang sering terdengar dari mulut teman-temannya.

Setiap kali ada pertandingan, aku selalu ada di sana. Aku datang untuk memberikan semangat, meskipun dia tidak tahu keberadaanku. Namun, kebahagiaan itu cukup untukku. Galeriku penuh dengan foto-foto diam-diam yang kucuri dari dia.

Namun, pada pertandingan Minggu lalu, hatiku hancur. Aku melihat seorang gadis dengan botol air di tangan mendekati Fadil. Aku merasa kecewa, seharusnya aku yang berada di posisi gadis itu.

Sekali lagi, aku merasa sakit karena ekspektasi sendiri. Mencintai seseorang dalam diam adalah cara menyakiti diri sendiri. Jadi, berhentilah berharap dan jangan menyakiti dirimu sendiri. Tuhan telah menyiapkan takdir yang jauh lebih baik dari apa yang kamu harapkan.

=====

Perkenalkan, saya Putri. Saya memiliki hobi membaca dan menggambar kaligrafi. Sejak MTS, saya sudah suka membuat cerita. Motto hidup saya adalah, “Terlahir dari keluarga sederhana tidak akan menghalangiku untuk bisa meraih cita-cita.” Selamat menikmati cerita pendek sederhana ini.