Sejarah Pancasila ~ Amelia Hasanah

Spread the love
Butuh waktu 2 menit untuk membaca tulisan ini

Agama Islam mempunyai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam beragama. Agama kristen mempunyai ALKITAB, (kitab suci),yang dijadikan sebagai pedoman hidup dalam beragama yang biasa disebut Bibel oleh umat kristen. Begitu juga Agama Hindu yang mempunyai tiga pedoman dalam beragama yaitu; tattwa susila dan upacara. Dan Agama katolik mempunyai Alkitab sebagai pedoman beragama. Konghucu mempunyai kitab Zhong yong sebagai tuntunan dalam beragama. Tak lupa juga dengan agama Buddha yang mempunyai lima pedoman dalam beragama; panatipa, adinnadana, kemesumicchacara, musavada dan surameraya majja pamadatthana.

Jika kalian bertanya apakah dalam berbangsa dan negara harus mempunyai pedoman hidup? Jawaban nya iya. Seperti Negara Indonesia menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup dalam berbangsa dan bernegara. Pancasila juga sebagai jati diri bangsa Indonesia. Sila-sila Pancasila menggambarkan tentang Pancasila sebagai Pedoman Hidup Bangsa Indonesia dalam berbangsa dan bernegara bagi manusia Indonesia seluruhnya dan seutuhnya. Pancasila juga di akui oleh rakyat Indonesia sebagai pedoman bangsa Indonesia. Pancasila lah yang membuat bangsa Indonesia bersatu. Dan tak lupa nilai-nilai Pancasila tidak bertentangan dengan Al-Qur’an.

Di sini saya akan sedikit menceritakan sejarah terbentuknya Pancasila. Banyak proses yang di lalui dalam membentuk Pancasila.

di rumuskannya Pancasila sebagai dasar negara adalah diawali dengan pembentukan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI. Organisasi yang di buat oleh jepang untuk persiapan kemerdekaan negara Indonesia. Pancasila sendiri dibahas pada sidang pertama BPUPKI pada tanggal 29 mei sampai 1 Juni 1945. Dan sidang kedua pada 10-17 Juli 1945 membahas tentang rancangan undang-undang Dasar.

Dalam sidang pertama ada tiga tokoh yang memberi usulan tentang dasar negara yaitu; Moh Yamin, Soepomo, Soekarno. Soekarno pada tanggal 1 Juni mengusulkan gagasannya, ia sendiri menamakan usulannya dengan sebutan panca dharma, lalu para ahli bahasa merubahnya dengan sebutan Pancasila. Tidak cukup pada sidang BPUPKI, Pembahasan Pancasila di lanjutkan pada sidang berikutnya, yaitu sidang PPKI. Setelah melewati beberapa proses akhirnya pada tanggal 18 Agustus 1945 Pancasila di resmikan.

Dan pada tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai hari lahirnya Pancasila.

===
Saya Amelia Hasanah, yang mempunyai cita cita setinggi langit. Hobi membaca dan menulis. Penyuka hujan.

Editor salwa