Power Of Love ~ Aprilia Anggraini Putri

Spread the love
Butuh waktu 3 menit untuk membaca tulisan ini

Cinta adalah kata yang tak pernah habis untuk didefinisikan, sebuah topik yang menarik untuk dibahas, terutama bagi para remaja. Seperti kata-kata dari Bang Haji Roma Irama, “Hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga.” Hal tersebut benar adanya, sebab cinta adalah rahmat dari Sang Pencipta.

Kita sering mendengar bahwa cinta disebut mahabbah, namun ternyata banyak sekali kata yang memiliki arti yang sama dengan cinta, seperti: محبة، علاقة، صبوة، صبابة، مقة، dan lain-lain.

Cinta diartikan mahabbah karena diambil dari kata الحباب, yang artinya adalah sesuatu yang meninggi ketika hati sangat membutuhkan dan mencari mahbubnya, sehingga orang yang mencintai akan menetapkan hatinya pada orang yang dicintai dan tak ingin pindah kepada yang lain. Orang tersebut selalu menyebut sang kekasih di setiap hembusan napasnya.

Cinta adalah bunga hati yang tumbuh dari melihat sekian banyaknya mahbub dan tulinya hati dari mendengar celaannya, sebagaimana dalam hadits:
حبك لشئ يعمي ويصمي
Terjemahnya:
“Cintamu pada sesuatu itu membuatmu buta dan tuli).”

Dalam kitab روضة الحبين, disebutkan bahwa “Mataku mencarinya dan dia berada dihitam-hitamkan”, menunjukkan bahwa semua pandangan penuh dengan wajahnya, tak ada yang lain. Kemudian “Hatiku merindunya dan dia berada di antara otakku”, menunjukkan bahwa selalu memikirkannya dan hanya dia yang menjadi pusat pemikirannya.

Rindu adalah perjalanan hati pada orang yang dicintai, maka ketika rindu itu telah sampai berarti berakhirlah perjalanan itu. Namun ada yang berpendapat bahwa dengan dekat dan bertemu, kerinduan itu akan bertambah. Terkadang, pertemuan yang sejenak tak mengobati rindu, justru menjadikan rindu itu semakin dalam. Pernahkah kamu merasakannya?

Beberapa orang bijak mengatakan: Kerinduan bagi jiwa sama halnya dengan makanan bagi badan. Jika kamu meninggalkannya, maka akan membahayakanmu. Jadi, jangan biarkan rindu itu terus berlarut-larut. Namun, jika terlalu banyak, kerinduan itu akan membunuhmu. Itulah rindu.

Setelah sekilas mendeskripsikan pengertian cinta, kita juga perlu mengetahui penyebab terjadinya perasaan tersebut. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab seseorang jatuh cinta, di antaranya:

1. Hadiah dari Allah; Cinta dapat dianggap sebagai hadiah dari Allah SWT. Ada beberapa orang yang tiba-tiba jatuh cinta pada seseorang tanpa ada sebab yang jelas, dan hal ini bisa dianggap sebagai hadiah dari Allah yang diberikan tanpa disangka-sangka.

2. Ada unsur kecocokan; Ketika ada unsur kecocokan antara dua orang, seperti kesamaan minat, hobi, atau bahkan latar belakang, hal ini dapat memicu terjadinya perasaan cinta di antara keduanya.

3. Pengaruh lingkungan atau perkumpulan; Pengaruh lingkungan atau perkumpulan juga dapat mempengaruhi terjadinya perasaan cinta. Contohnya, ketika seorang individu sering bertemu dan berinteraksi dengan seseorang secara terus-menerus, maka kemungkinan besar perasaan cinta akan muncul di antara keduanya.

4. Panggilan jiwa; Seseorang juga dapat jatuh cinta karena merasa ada panggilan jiwa yang kuat. Ada perasaan tertarik yang mendalam pada seseorang, bahkan tanpa alasan yang jelas.

5. Kebaikan; Kebaikan juga dapat memicu terjadinya perasaan cinta. Misalnya, ketika seseorang sering membantu dan berbakti pada orang lain, hal ini dapat menimbulkan perasaan cinta dan kasih sayang di antara keduanya.

6. Pandangan; Terakhir, pandangan juga dapat menjadi penyebab seseorang jatuh cinta. Kita sering mendengar ungkapan bahwa cinta itu buta, karena seseorang bisa jatuh cinta hanya karena pandangan pertama pada seseorang yang menarik perhatiannya.

Dalam Islam, perasaan cinta di antara dua insan yang saling mengagumi dan mencintai bukanllah sesuatu yang dilarang. Namun, perasaan cinta tersebut haruslah dibarengi dengan kesucian dan kebersihan hati serta dilandasi dengan nilai-nilai moral dan agama yang baik.

Di kalangan masyarakat Jawa, cinta diungkapkan dengan ungkapan “Tresno jalaran soko kulino”. Cinta itu terjadi secara tiba-tiba tanpa bisa diprediksi, dan bisa muncul pada siapa saja. Karena itulah, kita harus berhati-hati dalam menyikapi perasaan ini.

Kebaikan seseorang dapat menjadi alasan kita untuk mencintainya. Kebaikan tersebut bisa berasal dari cantiknya penampilan, akhlak yang baik, ataupun hal-hal lain yang membuat kita terpikat pada seseorang.

Secara umum, terdapat tiga faktor yang sering menjadi dasar terjadinya cinta, yaitu kecantikan, perasaan, dan kecocokan. Apabila faktor-faktor ini kuat, maka cinta pun akan kuat, namun sebaliknya jika lemah maka cinta pun akan lemah.

Namun pada kenyataannya, kecantikan tidak selalu menjadi faktor utama dalam menentukan cinta seseorang. Kecantikan hanyalah relatif dan bisa berubah-ubah. Di mata orang yang mencintai, kekasihnya akan terlihat cantik dan sempurna tanpa peduli dengan kekurangan atau kelebihannya.

Seperti dalam kisah Azah dan Hujjaje, diceritakan bahwa kecantikan fisik bukanlah segalanya dalam cinta. Meskipun Azah tidak terlalu cantik, Hujjaje masih bisa mencintainya dengan tulus dan menyebutnya cantik. Hal ini menunjukkan bahwa kebaikan dan akhlak seseorang juga bisa menjadi faktor penting dalam mencintai seseorang.

Namun, cinta juga harus dilakukan dengan hati yang benar dan tulus. Jika tidak, maka cinta bisa menjadi sesuatu yang buruk dan hina. Jika cinta kita hanya digunakan untuk memuaskan nafsu syahwat, maka cinta tersebut menjadi hina dan menjauhkan kita dari sifat kemanusiaan yang seharusnya kita miliki.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga hati dan pikiran dalam mencintai seseorang. Kita harus memilih untuk mencintai seseorang karena kebaikan dan akhlaknya, bukan hanya karena penampilannya atau kepentingan pribadi. Dengan cara ini, cinta akan menjadi sesuatu yang indah dan membawa kebaikan bagi kita dan orang yang kita cintai.

=====

Aprilia Anggraini Putri lahir di Bangkalan Tanggal 16 April 2002. Jenjang pendidikan sekolah dasar MI Salafiyah, MTS Salafiyah, dan sekarang melanjutkan ke man 2 Probolinggo jurusan IPA.
Selain menjadi pelajar,ia mengabdi di TPQ Sukomulyo,yang dikenal dengan Rumah ABATA. Pada 2015, ia berhasil menjuarai Kompetisi Sains Madrasah (KSM).