Pelajaran Manis yang Pahit ~ Lesti Abelia

Spread the love
Butuh waktu < 1 menit untuk membaca tulisan ini

Ini kisah cintaku. Cinta yang tak terbalaskan. Cinta yang membuatku lupa ancaman rasa kecewa. Cinta yang akhirnya menggoreskan luka di atas luka. Cinta yang mengajarkanku rasa benci dengan kata cinta.

Aku mencintainya, mengaguminya, mendoakannya. Ia yang pertama membuatku jatuh cinta sejatuh-jatuhnya. Ia juga yang membuatku luka seluka-lukanya. Tapi entah mengapa, cinta ini tetap hadir meskipun luka ia telah torehkan di hatiku. Aku pun tak gentar tetap memumpuk rasa kagumku padanya.

Hingga suatu hari, ia meminta saran tentang hadiah yang pas untuk seseorang. Sempat hati ini berbunga-bunga, merasa ia mulai membalas rasa ini. Namun hadiah itu untuk temanku, dan aku hanya menjadi perantara untuk mereka. Betapa hati ini sakit luar biasa, cintaku diabaikan, rasaku disepelekan.

Pada akhirnya, rasa itu pula yang kini menyadarkanku. Aku harus mulai melupakannya, menghapus rasa ini untuknya, dan bertekad menghilangkan perasaan apapun untuknya. Aku pun yakin, waktu akan merawat luka ini hingga sembuh, namun sepertinya akan tetap berbekas abadi hingga raga ini terpisah dengan sukma. Darinya kubelajar banyak, “Mengharapkan seseorang yang tak menginginkanmu adalah sesuatu yang sia-sia”.
=====
Hai! Perkenalkan nama saya Lesti Abelia, lahir 6 November 2007 dan berasal dari Probolinggo. Saya lulusan dari SDN 1 Karanggeger, SMP 2 Pajarakan, dan sekarang saya sedang melanjutkan pendidikan di MAN 2 Probolinggo. Semoga senang membaca buah kalimat kreasi saya.