Mengapa Kalian Tidak Bisa? ~ Muhammad Syaiful

Spread the love
Butuh waktu 2 menit untuk membaca tulisan ini

17 Agustus 1945 telah diperingati hari kemerdekaan Indonesia, yang perjuangannya banyak mengorbankan para pahlawan kita.

Selama berabad-abad kita di jajah oleh para pasukan sekutu yang ada, yang tujuannya hanya sekedar ambil alih kekayaan sumber daya alam Indonesia.

Bangsa penjajah menuju ke Indonesia hanya sekedar menginginkan 3g yang diantaranya gold, gospel, dan glory yang ada.

Dapat dibuktikan oleh negara penjajah, bahwasanya indonesia kaya akan itu semuanya. Akan tetapi negara Indonesia masih tidak memiliki pemikiran yang lebih untuk sebelumnya.

Meskipun sekarang bangsa kita telah dinyatakan merdeka, akan tetapi mengapa para anak muda ketika melaksanakan upacara tidak mengikuti aturan semaksimal mungkin untuk negara.

Kurangnya jiwa nasionalisme dan patriotisme yang dimiliki anak muda seolah-olah para remaja sukanya hanya sekedar berkamuflase.

Padahal para pahlawan mengorbankan nyawa demi kemerdekaan bangsa Indonesia. Agar bisa dinikmati oleh para generasi muda.

Anehnya, para anak muda tidak memikirkan hal yang sedemikian rupa, sehingga para anak muda menganggap semuanya selesai dengan begitu saja.

Coba kita bayangkan! Bagaimana jika kita berada dalam posisi para pahlawan untuk saat itu? Apakah kita akan bersedia memberikan nyawa kita kepada negara Indonesia?

Sedangkan hanya melaksanakan upacara bendera saja para anak muda sudah tidak bisa melakukan hal yang sempurna?

Apalagi untuk mengibarkan bendera merah putih yang sangat diperjuangkan oleh para pahlawan yang pada kala itu telah membuat banyak pahlawan yang gugur hanya sekedar bendera saja!

Coba kita bayangkan sekali lagi, jika para pahlawan berdiri dihadapan kalian semuanya, dan berucap.” Mengapa kalian tidak bisa menghargai pengorbanan yang telah kami korbankan untuk sebelumnya?”

“Hanya lewat sekedar upacara bendera saja untuk menghormati pengorbanan yang telah kami korbankan untuk sebelumnya, mengapa kalian tidak bisa?”

“Jika kami tahu untuk sebelumnya! Bahwa kalian tidak bisa untuk menghormati kami, mungkin kami tidak akan melakukan pengorbanan Untuk bangsa Indonesia!”

“Jika kalian memang benar-benar menghormati kami, kami semua minta tolong jagalah dan abadikan semua pengorbanan kami didalam jiwa nasionalisme yang ada.”

“Dan bendera Indonesia yang menjadi simbol dari negara, wahai anak muda saya yakin Dengan kalian semuanya! Bahwa kalian memiliki hati untuk bisa menghormati kami semuanya!”

“Jangan tinggalkan jiwa Indonesia kita yang hanya sekedar bermalas-malasan untuk sementara, dan melaju untuk Indonesia maju.”

===

Nama saya Muhammad Syaiful, biasa dipanggil Ipong. Saya berumur 16 tahun dan saat ini saya bersekolah di MAN 2 Probolinggo. Saya memiliki hobi bermimpi untuk menjadi seorang penulis. Saya percaya bahwa mencari ilmu memang melelahkan, tapi ini semua demi masa depan yang lebih baik.

===

Salwnfaa_