Malam Salju Pertama ~ Adinda Rizqiyatul Hasanah

Spread the love
Butuh waktu < 1 menit untuk membaca tulisan ini

Tahukah kamu bahwa hati bisa saja retak,
Namun ia akan tetap terus berdetak.
Jangan tertipu dengan kata orang, bisa saja dirimu akan hancur.
Hancur soal segalanya, namun raga harus tetap berjalan.

Melankolis adalah suara-suara di malam musim dingin.
Salju yang turun dengan lembut.
Dingin dan sunyi menyatu dalam malam yang tenang.
Kamu telah merubah diriku, dan aku tidak akan pernah melupakan itu.

Orang yang paling lucu adalah orang yang paling sedih.
Dan orang itu adalah aku.


Bionarasi:
Adinda Rizqiyatul Hasanah lahir di Probolinggo pada 19 Februari 2007. Saat ini sedang menempuh bangku pendidikan putih abu-abu di Man 2 Probolinggo. Mempunyai hobi menggambar dan juga masih belajar mendalami dunia kepenulisan selama dua bulan terakhir. Salah satu karyanya yang masih belum selesai adalah “Aku,Kamu & Waktu”, bisa dibaca pada aplikasi orange. Kata-kata yang selalu ia tekuni adalah “Kalau gak sekarang, kapan lagi?”. Pembaca bisa menghubungi melalui:
IG pribadi: @dndawhy__
IG gambar: @dindarizq_19
Username WP: @penghunibumiiiikk