Lewat Bisikan Angin Malam ~ Lusiana Syafitri

Spread the love
Butuh waktu < 1 menit untuk membaca tulisan ini

Air mataku jatuh, membasahi sajadah merah dalam keheningan sepertiga malam,
Aku menangis, merindukan sosok yang selalu ada di sisiku, namun kini telah menjauh,
Sepenuh hati, aku mencoba mengikhlaskan kepergianmu.

Namun, mengapa rasa rindu ini tak pernah berhenti?
Lewat bisikan angin malam, aku menyampaikan kerinduan ini kepadamu,
Tentang belas kasihmu yang luar biasa, yang membuatku tak ingin melupakanmu.

Akan tetapi, aku akan mengingatmu,
Tidak hanya dalam pikiran, tetapi juga dalam jiwa dan hatiku,
Kau akan selalu ada, menjadi bagian yang tak terpisahkan dari diriku.

=====

Perkenalkan, saya Lusiana Syafitri, lahir pada 2007. Berasal dari kampung sebelah, di depan Basmalah, Karangpranti nama desanya. Saya memiliki motto hidup yang menginspirasi saya untuk terus berjuang dan berkarya, yaitu “Sebuah proses pasti penuh air mata, tapi di ujung cerita ada cita-cita yang sedang menanti.” Terimakasih.