Lautan Ikhlas ~ Adinda Rizqiyatul Hasanah

Spread the love
Butuh waktu < 1 menit untuk membaca tulisan ini

Lautan hanya memisahkan daratan, bukan hati
Semua orang yang kita kenal akan pergi.
Tapi sebelum merelakan mereka pergi.
Genggam mereka, sekuat yang kita bisa.

Hal yang paling tidak kusuka dari sebuah kedatangan adalah kepergian.
Sesuatu yang tidak bisa kulerai hingga harus kurelakan.
Merelakan itu harus belajar ikhlas, belajar mengerti bahwa apa yg kita lepaskan semua untuk kebaikan.

Pada akhirnya, seseorang yang bertahan akan memilih untuk merelakan.
Sebab, bahagia tak datang hanya dari satu orang.

Bionarasi:
Adinda Rizqiyatul Hasanah lahir di Probolinggo pada 19 Februari 2007. Saat ini sedang menempuh bangku pendidikan putih abu-abu di Man 2 Probolinggo. Mempunyai hobi menggambar dan juga masih belajar mendalami dunia kepenulisan selama dua bulan terakhir. Salah satu karyanya yang masih belum selesai adalah “Aku,Kamu & Waktu”, bisa dibaca pada aplikasi orange. Kata-kata yang selalu ia tekuni adalah “Kalau gak sekarang, kapan lagi?”. Pembaca bisa menghubungi melalui:
IG pribadi: @dndawhy__
IG gambar: @dindarizq_19
Username WP: @penghunibumiiiikk