Kesempatan Terakhir ~ Salwa Nurul Asyifa

Spread the love
Butuh waktu < 1 menit untuk membaca tulisan ini

Peluang,
Kau adalah inti dari segala kesempatan,
Kau dan dunia bersekongkol dalam membuat organisasi yang jenaka,
Yang seringkali menciptakan mimik ketidaksetujuan.

Seringkali aku dibuat rapuh dan terbelah,
Sebelum akhirnya mendongak tersipu saat menatap segala urutan peristiwa yang kau pertunjukkan,
Menggambarkan tatanan paradigma yang begitu menawan.

Peluang,
Sampaikan pada sang pemberi kesempatan,
Dia begitu mesra dengan penuh kejutan,
Aku sesekali tersipu saat dia menertawakanku,
Dengan segala cara memenuhi permintaanku.

Nurani saja tak diam berbisik,
Untuk menetap dan mengajakku yakin padanya,
Pada keseriusan hati paling murni dari jiwa,
Sanubarilah yang mengarsip segala rahasia,
Akan karakter sebagai wanita yang dititipi doa.

Jika diberi kesempatan, kan ku coba mengalahkan,
Ketakutan ku akan kehidupan,
Sekali lagi, aku membebaskan diri ini membantah isi kepala,
Aku menata hari bersama rasa keraguan yang sering latah,
Bisakah terjadi sebuah kejutan untuk ku peroleh dengan bahagia?

Tanpa adanya teriakan karena ditinggalkan,
Tanpa adanya rintihan karena perpisahan,
Tanpa adanya luka atas sebab kelakuan,
Dan, segala perjumpaan yang akan memisahkan,
Aku hanya bisa pasrah. Sekali lagi,
Aku kan mengikuti kemana udara mengarah.

=====

Assalamualaikum.
Salwa Nurul Asyifa lahir pada bulan 2007. Asal sekolah MTs Zainul Hasan dan Sekarang menempuh pendidikan di MAN 2 Probolinggo. Menulis merupakan hobi baru baginya. “Beranilah untuk bermimpi dan beranikan dirimu untuk mewujudkan semua impianmu, karena impian tidak akan tercapai tanpa keberanian.”
Wassalamualaikum