Kegiatan Webinar Literasi Digital Kabupaten Probolinggo ~ Ria Andayani

Spread the love
Butuh waktu 2 menit untuk membaca tulisan ini

Kegiatan Webinar Literasi Digital Kabupaten Probolinggo dilaksanakan pada Senin, 02 Agustus 2021 melalui media Zoom Meeting. Diselenggarakan oleh Program Nasional Kementrian Kominfo RI yang menghadirkan 5 narasumber yaitu Meitha Kurniasari, Fetty Kurniawati, S.I.Kom, Yulius Christian, Dr. Ahmad Zamroni, SS, M.Pd, MA. dan Moch Mahsun. Dipandu oleh moderator yaitu Fina Imanda yang diikuti oleh siswa-siswi dari Madrasah Aliyah seperti MAN 2 Probolinggo dan juga Mahasiswa.

Bupati kabupaten Probolinggo mengatakan bahwa kegiatan literasi digital ini dilaksanakan untuk mengimbangi teknologi digital. Program ini bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam penggunaan teknologi digital ditingkat dasar, madya dan mahir, dan inklusif.

Adapun diskusi yang pertama yang disampaikan oleh Meitha Kurniasari tentang Kecakapan Digital. Diskusi yang kedua yaitu disampaikan oleh Fetty Kurniawati, S.I.Kom membahas tentang Keamanan Digital.

Dalam diskusi kedua ini, kak fenny memaparkan tentang penipuan online dan jenis-jenisnya diantaranya yaitu phising, scam, spam, account take over dan masih banyak lagi. Penipuan online dapat dihindari dengan cara waspadai orang diluar kontak yang disimpan, amankan data pribadi, amankan pin atau password berbagai akun. Penipuan online bisa dilaporkan melalui UU Informasi dan Transaksi Elektronik dan PatroliSiber.

Diskusi selanjutnya membahas Digital Culture yang disampaikan oleh Bapak Yullius Christian. Peran literasi digital untuk mengerti dampak positif dan negative dari perkembangan teknologi. Bapak Yullius menjelaskan bahwa cakap internet yaitu cerdas, kreatif dan produktif. Kegiatan negative penggunaan internet yaitu cyber crime dan cyber bullying.

Selanjutnya yaitu Tanya jawab dengan narasumber dan kemudian dilanjutkan diskusi yang keempat yang membahas Etika Digital disampaikan oleh Dr. Ahmad Zamroni, SS, M.Pd, MA.

Bapak Zamroni menjelaskan dalam menggunakan media social, ketika anda menerima berita maka selanjutnya yaitu verifikasi kebenarannya. Jika tidak benar maka stop, jangan disebarkan dan jika benar pastikan apakah berita tersebut bermanfaat untuk orang lain. Jika tidak maka jangan disebarkan dan jika bermanfaat maka sebarkan berita tersebut. Bapak Zamroni juga menjelaskan bahwa berinteraksi dengan konten positif dan konten negative dengan teknik ilmu tajwid.

Diskusi yang terakhir yaitu membahas tentang cara menggunakan dompet digital dalam transaksi elektronik oleh Moch Mahsun, S.Kom, MT. Bapak Mahsun menjelaskan dompet digital ada dua kategori yaitu untuk transaksi jual beli dan untuk menabung. Ciri-ciri dompet digital yang menguntungkan adalah praktis, jaringan luas, banyak promo, aman, top up mudah dan terdapat catatan riwayat transaksi.

Kegiatan webinar ditutup dengan pembagian hadiah berupa saldo GoPay dan OVO senilai Rp. 100.000 untuk 20 orang pemenang dan ditutup pada 12.00.
Penulis : Ria Andayani (Siswi XII IPA 1 UGL)