Hari Tani Nasional ~ Amelia Hasanah

Spread the love
Butuh waktu < 1 menit untuk membaca tulisan ini

Hari Tani Nasional merupakan sejarah perjuangan golongan petani hingga pembebasan mereka dari kesengsaraan. Hari Tani Nasional ditetapkan dan diperingati pada tanggal 24 September, dalam UU Pokok Agraria (UUPA) tahun 1960. Tujuan memperingati hari tani untuk mengapresiasi perjuangan golongan petani di Indonesia. Tahun ini merupakan peringatan ke-63.

Semenjak bebas dari cengkraman Belanda, pemerintah Indonesia selalu berusaha merumuskan UU Agraria baru untuk mengganti UU Agraria kolonial. Lahirnya UUPA bermakna besar bagi bangsa dan Negara Indonesia. Prinsip UUPA ialah menempatkan tanah untuk kesejahteraan rakyat. UUPA hak memiliki tanah, kesempatan sama bagi setiap warga negara untuk memperoleh hak atas tanah, pengakuan hukum adat, serta warga negara asing tak punya hak milik.

Indonesia merupakan negara agresis, di mana sebagian besar penduduk Indonesia bermata pencaharian sebagai petani. Peran petani sangat besar bagi bangsa Indonesia untuk ikut serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Indonesia suatu bangsa yang subur, karena daerahnya yang terletak di daerah tropis dan di lewati rangkaian gunung berapi. Subur nya tanah menjadikan pertanian sangat penting bagi perkembangan perekonomian bangsa Indonesia. Menjadikan pertanian sebagai tulang punggung kehidupan ekonomi sebagian besar masyarakat Indonesia. Namun, kesuburan alam tidak menjamin tercukupinya kebutuhan pangan. Beras sebagai makanan pokok masyarakat kerap menjadi persoalan. Sejak pemerintahan dibentuk, persoalan pangan menjadi masalah berkelanjutan. Kebijakan pangan pun terus dikeluarkan untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Bionarasi ~
Saya Amelia Hasanah, yang mempunyai cita cita setinggi langit. Hobi membaca dan menulis. Penyuka hujan.

Editor – ais