Hamzah bin Abdul Muthalib: Singa Allah ~ Amelia Hasanah

Spread the love
Butuh waktu 2 menit untuk membaca tulisan ini

Hamzah bin Abdul Muthalib adalah sahabat sekaligus paman nabi Muhammad SAW. Beliau termasuk dalam As-sabiqunal Al-awalun. Diantara keduanya ada banyak sekali momen-momen kebersamaan sedari kecil, sehingga Hamzah sangat menyayangi nabi Muhammad.

Ketika nabi Muhammad sedang berdakwah menyebarkan agama Islam. Beliau banyak sekali mendapatkan hinaan dan kekerasan dari kaum kafir. Meskipun saat itu Hamzah belum memeluk islam, tidak sedikitpun mengurangi rasa sayang dan hormat pada nabi Muhammad. Dia akan maju paling depan untuk melindungi nabi. Bahkan dia tidak rela jika ada seseorang yang menjelekkan dan menyakiti keponakannya itu. Ia sangat murka jika ada orang yang mencela dan menyakiti nabi.

Suatu ketika, Hamzah mendengar kabar dari seorang budak bahwa nabi Muhammad di maki-maki oleh Abu Jahal. Amarahnya pun langsung meledak. Ia langsung menemui abu Jahal yang saat itu menghadiri pertemuan dengan kaum Quraisy. Tanpa memikirkan keadaan sekitar Hamzah menyeret Abu Jahal ke tengah dan membuat wajahnya pucat pasih setelah mengetahui siapa yang datang.

“Berani sekali kau bertindak keji pada keponakanku, Muhammad!”

Hamzah memukul Abu Jahal sampai-sampai keluar darah segar dari pelipisnya.

“Sekarang kalian tau, aku berada di pihak Muhammad.” Ucap Hamzah sebelum pergi.

Sejak kejadian itu, Hamzah menyatakan keislamannya di depan Rasulullah. Hamzah menjadi pengikut ajaran Rasul dan sosoknya berada di jajaran paling depan dalam membela Islam. Terutama ketika kaum Quraisy gencar menghasut masyarakat yang memicu peperangan.

“Sejak masuk Islam, Hamzah mempersembahkan semua kekuatan, kemampuan, serta hidupnya untuk Allah dan agama, sampai pada saat Nabi memberinya gelar agung Assadullah wa Asadu Rasulihi (Singa Allah dan Rasul-Nya),” tulis Khalid Muhammad Khalid dalam bukunya Biografi 60 Sahabat Rasulullah SAW tentang Hamzah bin Abdul Muthalib, Singa Allah dan Pemimpin Para Syuhada.

Karena keberaniannya Hamzah mendapatkan julukan “singa Allah.” Beliau wafat saat perang Uhud karena seseorang yang bernama Hindun memiliki dendam yang sangat dalam terhadapnya hingga menyewa seorang budak untuk membunuh Hamzah dengan membidik tombak ke arah Hamzah yang waktu itu sedang lengah, akhirnya Hamzah pun tewas, hal tersebut membuat Nabi dan kaum muslimin berduka.

Rasa cinta Nabi kepada Hamzah sangat besar. Dari peristiwa itu turunlah sebuah surah dalam Alquran yaitu An-Nahl ayat 125-128 sebagai penghormatan untuk Hamzah yang telah mendapat pahala di sisi Allah.

=====

Saya Amelia Hasanah, yang mempunyai cita cita setinggi langit. Hobi membaca dan menulis. Penyuka hujan.

=====

Sapphire