Dewasa Itu Indah? ~ Lesti Abelia

Spread the love
Butuh waktu < 1 menit untuk membaca tulisan ini

Dewasa …
Fase yang membuat setiap kita mulai berpikir kritis.
Fase yang tak habnya dihabiskan dengan makan dan tidur.

Dewasa …
Kata ini sering diucapkan oleh banyak anak kecil, “Kapan ya aku dewasa? Pasti senang kalau sudah jadi dewasa.”
Pertanyaan dan harapan yang tentu jauh dari kenyataan.
Dewasa … tidak seindah fantasi yang diidam-idamkan.

Banyak anak kecil yang dipaksa menjadi dewasa karena keadaan.
Terpaksa dewasa, kala usia mereka harusnya masih menikmati canda tawa lepas bermain bersama teman.
Membuat mereka menyesal dengan kedewasaan yang telah mereka rengkuh.
Karena apa yang mereka rasakan, berbading terbalik dengan yang mereka hayalkan.

Ingin rasanya kembali ke masa itu.
Masa kanak-kanak yang tanpa beban.
Masa yang begitu menyenangkan, karena bisa bermain bebas tanpa perlu memikirkan hari esok.
Bisa nyeynayak tidur tanpa perlu memendam rasa sakit.
Terbangun tanpa perlu berhias mata bengkak akibat sesenggukan dalam diam semalaman.

Ingin rasanya memutar waktu kembali.
Semuanya terasa bahagia, tanpa ada beban, tanpa ada tuntutan.
Namun, takdir telah tergariskan.
Sebagai hamba, tugas kita tinggal menjalaninya.
=====
Hai! Perkenalkan nama saya Lesti Abelia, anak tunggal yang bercita-cita membahagiakan dan membanggakan orang tua. Lahir 6 November 2007 dan berasal dari Probolinggo. Saya lulusan dari SDN 1 Karanggeger, SMP 2 Pajarakan, dan sekarang saya sedang menjalani masa putih abu-abu di MAN 2 Probolinggo. Semoga senang membaca buah kalimat kreasi saya.