Amalan Tergantung Pada Penutupnya ~ Muhammad Bagas Rizky Pratama

Spread the love
Butuh waktu < 1 menit untuk membaca tulisan ini

Al Imam Ibnul Qoyyim rahimahullahu Ta’ala berkata:
العمر بآخره والعمل بخاتمته. من أحدث قبل السَّلَام بَطل مَا مضى من صلَاته وَمن أفطر قبل غرُوب الشَّمْس ذهب صِيَامه ضائعا وَمن أَسَاءَ فِي آخر عمره لقى ربه فِي ذَلِك الْوَجْه
Umur itu tergantung penghujungnya, dan amalan itu tergantung penutupnya. Seorang yang berhadats sebelum salam, maka rangkaian shalat yang dilaluinya batal. Demikian pula seorang yang berbuka sebelum tenggelam matahari, puasanya hilang sia-sia. Dan siapa yang berlaku buruk di akhir usianya, maka ia menemui Rabbnya dengan kondisi seperti itu. [Al Fawâid, hal. 129 dâr Mîrôts An Nabawîy]

Sebuah bimbingan yang sangat berharga dari Ibnul Qayyim rahimahullah. Kawan… beliau mengajarkan pada kita agar senantiasa istiqamah beramal shaleh hingga tiba waktunya bagi kita untuk menghadapNya.

Jangan sampai kehidupan ini kita tutup dengan amal yang buruk, wal ‘iyadzu billah (Kita memohon perlindungan kepada Allah).

Jangan sampai kesalahan tersebut merusak jerih payah kita beramal shaleh dahulu.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَلَا تَكُوْنُوْا كَا لَّتِيْ نَقَضَتْ غَزْلَهَا مِنْۢ بَعْدِ قُوَّةٍ اَنْكَاثًا 
“Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat, menjadi cerai-berai kembali.” [QS. An-Nahl: 92]

Semoga Allah subhanahu wa ta’ala memberikan kita taufik dan pertolongannya agar istiqamah. Dan menjadikan akhir kehidupan yang baik bagi kita.

    Catatan: Sumber perkataan Ibnul Qayyim
    [Al Fawaid, hal. 129. Cet. Dar Mirots an Nabawiy]


Bionarasi
Muhammad Bagas Rizky Pratama, biasa dipanggil Bagas. Siswa jurusan keagamaan, MAN 2 Probolinggo. Lahir di Probolinggo pada 16 Maret 2006, dan sekarang berusia 15 tahun. Bertempat tinggal di Desa Sukokerto, Kec. Pajarakan, Kab. Probolinggo.