Agar Taqwa Lebih Mengena ~ Muhammad Bagas Rizky Pratama

Spread the love
Butuh waktu < 1 menit untuk membaca tulisan ini

Untaian-untaian nasehat para ulama adalah kata-kata indah yang mampu menggetarkan jiwa. Tak jarang derai air mata membasahi pipi orang yang mendengarkannya.

Meski ringkas kalimatnya, namun maknanya sangat mengena. Lekat di hati hingga bercucuran air mata.

Namun, sejatinya yang memiliki peran utama bukan hanya kepandaian retorika belaka. Bukan sekedar pandai merangkai kata.

Keikhlasan dalam berdakwah adalah kuncinya. Berdakwah ikhlas hanya mengharap balasan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Bukan karena tendensi dunia.

Dakwah yang disampaikan dengan ikhlas akan memberikan dampak yang luar biasa kepada para pendengarnya. Begitulah yang disampaikan para ulama salaf, orang-orang shalih pendahulu kita.

Dalam Hilyatul Auliyaa’ (10/23) terdapat obrolan antara Fudhail bin ‘Iyadh dan anaknya, ‘Ali rahimahumallah (semoga Allah merahmati keduanya). “Ayah, sungguh ucapan para shahabat Nabi ﷺ begitu manis!”, kata Ali kepada ayahnya, Fudhail.

“Anakku, tahukah kamu mengapa ucapan mereka begitu manis?” “Tidak, ayah.”

لِأَنَّهُمْ أَرَادُوا اللَّهَ بِهِ

“Sebab, mereka tulus mengucapkannya karena Allah.”

Diriwayatkan bahwa suatu ketika ‘Umar bin Dzar rahimahullah pernah bertanya kepada ayahnya,

يا أبت، مالك إذا تكلّمت أبكيت الناس، وإذا تكلّم غيرك لم يبكهم؟

“Ayah, mengapa ketika engkau berbicara mampu membuat orang-orang meneteskan air mata, sementara jika orang lain yang berbicara tidak mampu membuat mereka meneteskan air mata?”

Maka ayahnya pun menjawab,

يا بنيّ، ليست النائحة الثكلى مثل النائحة المستأجرة.

“Wahai ananda, ratapan seorang ibu yang ditinggal mati anaknya itu tidaklah sama dengan ratapan orang-orang yang dibayar untuk disewa.” (‘Uyuunul Akhbar, 2/321)
=====

Muhammad Bagas Rizky Pratama, biasa dipanggil Bagas. Siswa kelas 12 jurusan keagamaan, MAN 2 Probolinggo. Lahir di Probolinggo pada tanggal 16 Maret 2006, dan sekarang berusia 16 tahun. Bertempat tinggal di Desa Sukokerto, Kec. Pajarakan, Kab. Probolinggo.